Engkau sedang bercanda
![]() |
Kecemburuan ini bukan karena hamba Mu tenggelam di kubangan hati yang merasa diri lebih baik dari perempuan itu.
Tidak perlu lagi aku katakan itu, sedangkan Engkau lebih mengetahui bagaimana isi hatiku bersemayam.
Rabbi, Engkaulah yang berkuasa atas hatiku, kemana hati ini berjalan, bagaimana hati ini menderma, Engkau yang lebih mampu untuk itu.
Bahkan, dibalik hati yang Engkau kembali tautkan.
Di lain rongga Engkau berikan sinyal untuk jiwa bermawas diri.
Sekian malam aku menerka sesuatu yang hampa.
Sesuatu yang terasa pasti akan terjadi, tetapi Engkau tetap menuntun hati ini untuk mengharap.
Seolah Engkau mengajakku untuk berlomba dengan perempuan itu.
Sialnya, aku terlalu pengecut.
Bagaimana bisa dalam sesuatu yang aku harapkan, aku doakan agar menjadi hal baik untuk perempuan itu?
dan Engkau, Rabbi. Engkau bercanda. Engkau kabulkan doaku untuk perempuan itu.
Ku tanya kepada jiwaku, bagaimana untuk sekarang? Kenapa dirimu bersedih hati?
Dan dirimu tetap seperti pengecut.
Melarikan dirimu dari sesuatu yang mungkin Dia akan membawa mu kearahnya?
13 Desember 2025, Lampung Tengah.



Komentar
Posting Komentar